….tak pernah kah kau sadari aku lah yang kau sakiti….
(aku yang tersakiti “JUDIKA”)
DENGERIN LAGU INI INGETIN aq ma SESEORANG...
Ada banyak referensi, karya2 para ‘senior’, para ‘ahli’ yang sangat hebat bahkan luar biasa,,
Tp ‘konsep’ ini ingin menciptakan sebuah ‘karya tulis’ yang ‘beda’ agak NGERACAUU gitu haha,,
Mencoba..
Lalu
Mencoba..
Terus..
mencoba,,
Hanya itu agar sampai ke tujuan yang kita ingin,,
Sulit memang memulai sesuatu darii NOL,,
Merangkai kata demi kata (kata yang masuk akal),,
Kalimat demi kalimat (kalimat yang ‘spektakuler’),,
Di mulai darii………………………….
Seorang sahabat yang selalu berkata “aku ma dia tuh udah kaya temen kecil, padahal kita baruu ketemu sejak SMP lalu pisah saat SMA”. Manjadi ‘dalang’ darii semua keonaran. Kompak, ach banyak dech. Klo inget itu kaya mimpi di pagi2 mendung lohh. hehe
Bahagia,, hmm.. ga cukup hanya dengan ‘kata itu’ untuk ungkapin rasanya mendengar seorang sahabat yang kesannya begitu sayang pada sahabatnya yg lain (itu cuma perasan aja, ga tau ‘dia’ serius ato ga..hehe..).
Masa kuliah pertemukan yang terpisah sejak lama.. awalnya masih terasa seperti dulu saat masih SMP,’begelagaan’ bareng macam kekanakan gitu.. tapi ga lama setelah itu #surprise# dari gelagat dan caranya yg udah mulai tertutup, seolah dia tak ingin lagi ’menganggap sahabatnya’.. ‘sahabat’ hanya bisa diam dengan 1002 tanya di kepala. :-(
Sampe suatu harii….
Y : “sist, dia gimana kabar, ap kegiatan, ;’;!,$*&@$^^&%!!?”
X : “ga tau yah..”
Y : “ko gitu, kan sahabat?”
X : “(sedih..) :( mungkin dia belum sempat beri kabar..”
Y : “oo..???? sabar ajjah yah..”
X : “santai aja ko :)”
…ckckckk..lanjut bahas yang lain..hoho..’’’
Iyya juga sich, kota gede nih, pengaruhnya luar biasa hoho.. merubah seorang jadi lebih gimanaaaa gitu (..hanya aq dan ALLAH yang tau..) :)
Apalah daya.. :( memaksakan seseorang menjadi sahabat bukanlah kebaikan. Sahabat sejati hanya ada darii kesadaran pribadi yang menganut faham ‘SETIA’. Hehe.. Yang bener-bener ada dalam ‘hati dan pikiran’ kita. Ibarat IMAN itu lah sahabat bagiKU.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar